LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Usulan masyarakat terkait kondisi jalan provinsi penghubung Sidomulyo–Candipuro akhirnya mendapat respons dari pemerintah.
Perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan warga disebut akan segera direalisasikan oleh dinas terkait Pemerintah Provinsi Lampung.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, menegaskan bahwa persoalan jalan bukan hanya soal pembangunan atau perbaikan semata, tetapi juga bagaimana menjaga agar jalan tersebut tetap awet dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
“Alhamdulillah aspirasi masyarakat terkait jalan provinsi penghubung Sidomulyo–Candipuro sudah direspons oleh pemerintah provinsi dan Insya Allah dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan. Tapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana setelah dibangun jalan ini bisa tetap awet,” ujar Legislator dari Fraksi PAN itu.
Ia menyoroti tingginya aktivitas kendaraan angkutan berat yang melintas setiap hari di ruas jalan tersebut. Menurutnya, banyak truk bertonase besar diduga membawa muatan melebihi kapasitas yang diperbolehkan.
“Setiap hari hampir puluhan truk kontainer dengan muatan berlebih melintas di jalur itu. Padahal jalan provinsi memiliki batas tonase tertentu dan aturan itu jelas ada. Kalau terus dibiarkan, sebaik apa pun jalannya diperbaiki pasti akan cepat rusak lagi,” tegasnya, saat menyampaikan hal tersebut pada infodesanews.com, Kamis (13/5/2026)
Ia meminta dinas terkait bersama aparat kepolisian segera melakukan langkah konkret berupa sosialisasi, pengawasan, hingga penertiban kendaraan yang melebihi batas muatan.
Menurutnya, aturan pembatasan tonase tidak boleh hanya menjadi formalitas tanpa pengawasan di lapangan.
“Kami berharap ada himbauan serius kepada para sopir maupun pemilik kendaraan terkait pembatasan muatan. Kalau aturan ini dilanggar tentu ada sanksinya. Jangan sampai uang negara terus habis hanya untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat kendaraan over tonase,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pembatasan muatan merupakan langkah penting agar pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang.
“Saya yakin kalau muatan kendaraan tidak dibatasi, walaupun jalannya diperbaiki sekarang, tidak akan lama pasti rusak kembali,” pungkasnya. (red)