Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (10 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (13 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (19 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (19 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (21 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (23 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 hari yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu)
NASIONAL 18 November 2021, 10:44 WIB 1,818 PDF

Wakapolda Sulsel Gelar Penanganan Radikalisme dan Terorisme

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wakapolda Sulsel Gelar Penanganan Radikalisme dan Terorisme
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL,INFODESANEWS.COM – Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi, S.St.M.K., S.H tadi pagi membuka Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Tim Penelitian Bidang PPITK STIK LEMDIKLAT POLRI  TA 2021 di wilayah Polda Sulsel dan jajaran, Rabu (17/11/2021).

Focus Group Discussion (FGD) tersebut mengusung tema “Pendekatan Kesisteman Pengelolaan SDM Polri dalam Penanganan Radikalisme dan Terorisme di masa Pandemi Covid 19”.

Dalam amanat Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana yang dibacakan Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi, menyebutkan dalam melaksanakan tugas menjaga Harkamtibmas, Polri menerapkan prinsip-prinsip HAM, salah satunya dalam penanggulangan Terorisme di Indonesia yang menjunjung tinggi supremasi hukum dan nilai-nilai hak asasi manusia.

Dikatakannya, Sulsel merupakan provinsi yang terletak pada posisi strategis di bagian timur Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi Polda Sulsel dalam menangkal Radikalisme dan Terorisme.

Diingatkannya, Situasi Pandemi Covid 19 tidak menyurutkan pelaku terorisme melakukan aktivitasnya, salah satu bukti yakni kejadian 28 Maret 2021 di Gereja Katedral Makassar terjadi kasus bom bunuh diri.

“Saya ingin sampaikan bahwa Terorisme ini sangat berbahaya bagi negara kita, untuk itu kewaspadaan, antisipasi dan pencegahan tidak boleh berhenti, tetap harus diperkuat bahkan ditingkatkan,” kata Wakapolda.

“Saya harap FGD ini dapat memberi pencerahan kepada kita semua khususnya dalam memahami Karakteristik kelompok Radikal yang ada di Sulsel ,”jelas Wakapolda.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SPN Polda Sulsel ini dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel, serta personel Polda Sulsel peserta FGD.

Selain itu turut hadir rombongan Tim Supervisi Penelitian PPITIK STIK Polri diantaranya Brigjen Pol Drs. Sofyan Nugroho, Kombes Pol Faizal serta sejumlah pejabat Puldata Penelitian.(Nino)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi