Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESANEWS TV 08 Februari 2023, 19:17 WIB 2,095 PDF

Walikota Solo ‘Dijelomprongke’, Rudy Minta Pejabat Terkait Dievaluasi !

admin
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Walikota Solo ‘Dijelomprongke’, Rudy Minta Pejabat Terkait Dievaluasi !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS.COM | Kebijakan menaikkan NJOP dan PBB dinilai banyak pihak ‘njlomprongke’ atau menjerumuskan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, karena melanggar Perda APBD 2023. Tidak hanya itu, kebijakan yang tidak populis itu juga dinilai sebagai penggembosan dan pembusukan terhadap PDI Perjuangan. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Rabu (8/2).

Rudy mengaku mendapat informasi, ada pejabat Bapenda Solo yang ngotot kebijakan itu dijalankan. Dia meminta agar pejabat bersangkutan dievaluasi. “Menurut informasi, yang ngotot adalah Sekretaris (Bapenda Solo-red), ya itu mesti dievaluasi. Kalau konsultan kan dari pihak ketiga kok. Kalau Mas Wali Kota enggak menyetujui, Bapenda kalau tidak menyetujui kan enggak jalan juga,” ujarnya

Hanya saja, Rudy tidak tahu motif atau tujuan dari upaya menjerumuskan Gibran dan membusukkan PDIP itu. Yang jelas dia merasa harus bersikap keras terkait kebijakan kenaikan PBB yang ugal-ugalan karena ada gelagat tidak baik.

Untuk mencegah terjadinya kejadian serupa, terhadap kebijakan-kebijakan yang memberatkan masyarakat, Rudy berharap Walikota Solo Gibran sering-sering berkomunikasi dengan para kader PDIP di DPRD Solo. (*/Suci/red slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESANEWS TV #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi