LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Seorang warga Dusun Peninjauan Desa Banjarsuri Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, melaporkan kehilangan anggota keluarganya yang bekerja di Jakarta kepada salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan.

Laporan tersebut disampaikan secara langsung oleh keluarganya yang berada di Dusun Peninjauan Desa Banjarsuri Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (7/8/2025)
Warga yang diketahui bernama Rudi (40), mengaku kehilangan kontak dengan saudara laki-lakinya, Fery Felani (22) sejak satu Minggu terakhir.
Fery Felani diketahui warga Dusun Peninjauan Desa Banjarsuri Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung, merantau ke Jakarta untuk bekerja di salah satu toko Bumbu di pasar Lenteng Agung Kelurahan Lenteng Agung Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, namun sejak 1 Agustus 2025 tidak ada lagi kabar yang diterima oleh pihak keluarga.
“Pada malam kejadian sekitar pukul 20.00 WIB, Fery berpamitan keluar untuk membeli makan dengan mengendarai sepeda motor jenis Vario 125 warna Biru dengan Nomor Polisi B – 9886 – FWD. Saya sudah coba hubungi nomor teleponnya, tapi tidak aktif. Teman-temannya di Jakarta juga bilang sejak 1 Agustus 2025 sudah tidak bertemu. Kami sekeluarga sangat khawatir,” ujar Rudi dengan penuh harap dan bantuan kepada wakil rakyat dari partai PAN itu.
Rudi mengaku telah melapor ke kepolisian di Jagakarsa Jakarta Selatan.namun hingga saat ini belum ada perkembangan berarti. Ia berharap dengan melibatkan wakil rakyat, kasus ini bisa mendapatkan perhatian lebih serius dari aparat penegak hukum.
Menanggapi laporan tersebut, anggota DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, menyatakan akan segera menindaklanjuti informasi yang diterima. Pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan meminta bantuan pihak kepolisian serta perwakilan pemerintah daerah di Jakarta.
“Kami tidak akan tinggal diam. Ini menyangkut keselamatan warga kita. kami akan buat laporan resmi untuk diteruskan kepada pihak berwenang di ibu kota,” tegas Agus.
Ia juga mengimbau masyarakat Lampung Selatan yang memiliki keluarga di perantauan untuk selalu menjaga komunikasi dan tidak ragu melapor jika menemui kejadian serupa.
Kasus ini menambah daftar kekhawatiran akan keamanan para pekerja migran dari daerah yang merantau ke kota besar tanpa perlindungan hukum dan informasi yang memadai. (Red)