LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Penolakan warga Dusun 8 Desa Sidowaluyo terhadap pendirian tempat karaoke semakin menguat. Masyarakat menilai keberadaan usaha hiburan malam tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap ketertiban, kenyamanan lingkungan, serta nilai-nilai sosial yang selama ini dijaga.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa Sidowaluyo memastikan akan segera menggelar musyawarah bersama unsur pimpinan kecamatan (Uspika), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pihak-pihak terkait lainnya.
Kepala Desa Sidowaluyo, Haroni, menegaskan bahwa pemerintah desa tidak akan mengambil keputusan secara sepihak tanpa mendengar aspirasi warga.
“Pemdes tidak akan gegabah dalam menyikapi persoalan ini. Aspirasi warga menjadi prioritas utama kami. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar musyawarah bersama Uspika dan tokoh terkait untuk menentukan langkah yang terbaik bagi masyarakat Desa Sidowaluyo,” tegas Haroni. Hal tersebut disampaikan pada infodesanews.com, Rabu (7/1/2026)
Ia juga menekankan bahwa setiap bentuk usaha yang akan berdiri di wilayah desa wajib mematuhi ketentuan perizinan serta memperhatikan dampak sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, menjaga kondusivitas lingkungan dan keharmonisan warga merupakan tanggung jawab bersama yang harus diutamakan.
Warga berharap hasil musyawarah nantinya benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas dan mampu menjaga ketentraman lingkungan. (red)