Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
OPINI 19 Juli 2023, 02:29 WIB 2,670 PDF

1 Suro !!! Tradisi Jowo : lelaku Urip nyawiji

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

1 Suro !!! Tradisi Jowo : lelaku Urip nyawiji
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

INFODESANEWS.COM – Malam 1 suro adalah suatu tondo keramat kango warga masyarakat jawa yang menyakini, sebab orang jawa nguri-uri para leluhur maupun sesepuh pasti melakukan tradisi ritual untuk menyambut bulan tuo arti tahun tua.

Seperti sesaji bunga, kemenyan dan dupa mesti wes dicawisi, sebelum aksi ritual tetapi ada juga tosan aji seperti beraneka pusaka pasti diruwat ndisik atau ditata sejatine wesi aji seng iso wujud ake doyo kekuatan kewibawaan, kharisma lan pamor.

“Sak iki, tradisi jawa ora keno ilang, jowo yo kudu reti jawine.” rogo lan sukmo yo dijogo, dikumbah sekabehane.” pepatah iki ora bakal sirno nek ngerti makna gunane.

Tradisi ini memiliki nilai sejarah spiritual dan kebudayaan maupun mengandung makna maupun simbolisme, terutama yang memiliki panca indera terkait kebatinan, Rabu (19/7/23).

Roso sejati, iso wujud nek ngeningno cipto marang sang moho kuoso.” dadi wong urip ojo lali jawane, tetapi adab asor kudu dijogo marang alian.” tanpo sambat neng dilakoni.

Melek wengi yo kudune kuat, nyambut tirakat 1 Muharam 1444 H.” ojo santi ngelek-ngelek alian iku ora perlu , nangging noto ati yo kudu khusuk ora asal ngelampahi.

Cerito iki, bisa dadi arti seng luwih apik lan angkoro murko iso sirna dewe, jagat seng ngadili.” ngalap berkah yaitu menghormati dayang kaki dayang, dulur papat limo pancer mesti ono rintangan bedo arti tetapi yo kudu kuat.(red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #OPINI #infodesanews #kabarindonesia

Berita Terkait Lainnya

admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi