BLORA, INFODESANEWS – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Blora didorong untuk memperkuat fungsi pengawasan pembangunan sekaligus bersinergi dengan pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Jaga Desa bagi anggota BPD se-Kabupaten Blora yang digelar di Graha Larasati Blora, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah penguatan pemahaman hukum, koordinasi, serta sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, pemerintah desa, dan BPD dalam mendukung pembangunan desa.
Wakil Ketua DPRD Blora dari Fraksi Gerindra, Lanova Candra Tirtaka, menyampaikan bahwa keberadaan BPD di Kabupaten Blora masih dalam tahap penataan. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi langkah awal sebelum BPD disusun secara menyeluruh, baik dari segi struktur maupun kelembagaan.
"Sebetulnya BPD ini kan belum terbentuk di APTAS-nya, tapi kalau dari Pak Guyukwana BPD sebenarnya sudah terbentuk. Hanya APTAS ini kemarin kita baru lakukan konsolidasi, kita lagi penataan ulang terkait dengan BPD. Hari ini kita sosialisasi dulu," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya tengah menyusun struktur BPD secara keseluruhan di Kabupaten Blora. Terkait pengawasan, ia menilai sumber daya manusia (SDM) perlu diselesaikan terlebih dahulu sebelum langkah-langkah pengawasan dijalankan.
"Kalau bicara pengawasan, SDM-nya kita selesaikan dulu, nanti baru kita lakukan langkah-langkahnya seperti apa. Karena kita harus ada instruksi-instruksi, termasuk tadi Pak Kajari sudah menyampaikan bahwa komunikasi kita dilancarkan," jelasnya.
Menurut Lanova, koordinasi akan dilakukan dengan pihak kepolisian, pemerintah daerah, dan Kejaksaan Negeri Blora. Ia juga menyebut memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan struktur BPD Blora dalam satu minggu ke depan.
Terkait anggaran, Lanova menyebut pemerintah kabupaten menyiapkan dana sekitar Rp8,3 miliar. Namun ia belum dapat memastikan peruntukan anggaran tersebut secara rinci.
"Anggaran sebesar itu nanti aku cek dulu, aku belum cek peruntukannya untuk apa saja. Karena ini serentak, kemungkinan nanti pos-posnya seperti apa, nanti aku cek dengan teman-teman komisi," pungkasnya.**Red