Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
OPINI 17 Agustus 2023, 10:29 WIB 2,435 PDF

Dimulai, Semarak Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dimulai, Semarak Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

INFODESANEWS.COM – Semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78 mulai terlihat sejak awal bulan Agustus 2023. ” pagi hari tanggal 17 Agustus, sebagai puncak peringatan hari kemerdekaan Indonesia.” Disinilah, masyarakat indonesia bergerak menuju tempat upacara dan mengikuti peringatan HUT Kemerdekaan RI, Kamis (17/8/23).

Selesai upacara, masyarakat Indonesia berduyun-duyun menuju lokasi lomba Agustusan yang digelar oleh banyak sekali penyelenggara.” seperti Lembaga pemerintahan sampai RT/RW juga menyelenggarakan kegiatan yang sama, yakni lomba Agustusan.

” Pada hari itu, semua yang hadir dapat dipastikan tidak ada yang murung, karena akan banyak sekali kelucuan terjadi pada momen-momen perlombaan.”Namun, di balik segala kegembiraan dan kesukariaan masyarakat Indonesia memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan dan pembukaan UUD tahun 1945 menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak setiap bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Penjajahan atau imperialisme adalah sikap menguasai/memerintah pihak lain yang tidak memiliki pilihan lain selain menuruti perintah.” dalam kondisi masa lampau, perbudakan adalah salah satu bentuk penjajahan.” karena penjajahan adalah menguasai pihak lain yang lebih lemah, maka dapat dipastikan bahwa kondisi yang terlahir dari sebuah penjajahan adalah ketidakbahagiaan.

Penjajahan akan menggerus nilai-nilai kegembiraan dalam hidup. “Filosofi inilah, yang kemudian penulis simpulkan dari pertanyaan kenapa peringatan hari ulang tahun kemerdekaan dirayakan dengan perlombaan-perlombaan yang mengundang kelucuan dan kebahagiaan.

Menurut sejarawan JJ Rizal perlombaan-perlombaan pada peringatan HUT RI diawali pada tahun 1950-an.”pada peringatan HUT RI ke-5, masyarakat sangat antusias untuk memeriahkannya.

Salah satu cara untuk memeriahkannya adalah dengan menyelenggarakan beberapa perlombaan yang pada tahun-tahun sebelumnya tidak ada.” perlombaan-perlombaan tersebut kemudian menjadi tradisi tahunan yang selalu ada pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. Beberapa perlombaan yang menjadi menu utama dalam peringatan HUT kemerdekaan RI antara lain

Perlombaan paling seru dan menjadi puncak dari perlombaan Agustusan adalah panjat pinang. Makna kemerdekaan dari permainan ini adalah keberhasilan hanya dapat diperoleh dengan menurunkan ego diri dan siap berkolaborasi dengan orang lain dengan rasa bahagia.

Selicin apapun perjalanan mencapai puncak kesuksesan, pada titik waktu tertentu akan sampai juga pada tujuan dan perlombaan yang menjadi menu utama lainnya adalah tarik tambang.

Makna kemerdekaan yang dapat diperoleh dari permainan ini adalah kelompok yang mampu mundur dengan kuat adalah pemenang.” artinya, kemerdekaan atau keberhasilan hanya bisa diperoleh dengan sikap merendah dan memundurkan ego diri sekuat tenaga.

Mundur dalam makna ini bukan berarti tidak melakukan apa-apa, tapi mundur dalam keadaan sadar dan penuh tenaga untuk menarik pihak lawan keluar dari demarkasinya.

Lomba utama yang dapat dipastikan selalu ada dalam lomba Agustusan adalah lomba makan kerupuk. Pesan kemerdekaan dari perlombaan ini adalah keberhasilan perjuangan hanya dapat diperoleh dengan kesabaran dan ketenangan.(red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #OPINI #infodesanews #kabarindonesia

Berita Terkait Lainnya

admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi