Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 06 Oktober 2017, 08:44 WIB 1,094 PDF

Dugaan UD. Jagawi Pruduksi Arang Brikat kelurahan Ngawen Ilegal

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dugaan UD. Jagawi Pruduksi Arang Brikat kelurahan Ngawen Ilegal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Pabrik pembuatan dan pengepakan Arang brikat UD. JAGAWIi yang dibawah pimpinan Achmad Mudhofir (53) yang berada di Rt 001, Rw 02 kelurahan Ngawen, kecamatan Ngawen kabupaten Blora di indikasikan perusahaan tampa Ijin.

Hal itu di ungkapkan  Sudjarmo (59 Th ) warga yang beralamatkan di Rt 05 Rw 06 kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

“ sangat disayangkan perusahaan yang berasal dari Libanon tersebut mulai dari pendirian sampai produksinya sampai sekarang belum melaksanakakan proses perijinan, karena mendapat penolakan dari warga sekitarnya,” ungkapnya kepada Infodesanews.com

Lebih lanjut lagi sudjarwo mengungkapkan selama pendirian perusahaan  selama ini Rt dan Rw di sekitar Belum ada Pemberitaan secara resmi.

“ yang saya tahu bahwa UD. JAGAWI mendapat penolakan dari RT setempat terutama RT 01 yang berhadapan secara langsung,” ungkapnya.

Tinjauan infodesanews.com di lapangan beberapa menemukan warga yang berada di sekitar juga membenarkan apa yang di ungkapkan Sudjarwo bahwa keberadaan warga mulai resah dengan aktifitas UD. Jagowi yang dibawah pinpinan Achmad Mudhofir (53).

“ benar pak setahu kami mereka belum Ijin warga di sini,” ungkap warga sekitar perusahaan yang tidak mau disebutkan namanya.

“ Debunya sudah mulai masuk rumah , rumah menjadi kotor dan mengganggu pernafasan,” pungkasnya.(AR).

 

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi