Kamis, 24 September 2026
POLITIK 27 Juni 2022, 19:21 WIB 1,888 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Jazilul Fawaid Sebut Duet Pemersatu Bangsa Belum Kuat, Beginilah Respon Nasdem

Jurnalis / Kontributor: Kabiro Blora
Jumlah Tayang: 1,888 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jazilul Fawaid Sebut Duet Pemersatu Bangsa Belum Kuat, Beginilah Respon Nasdem
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

JAKARTA, INFODESANEWS – Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya merespons tanggapan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.

Sebagaimana diketahui, Jazilul Fawaid menilai skema duet pemersatu bangsa usulan Surya Paloh, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum kuat.

Willy merespons pernyataan Jazilul dengan santai. Dia memahami bahwa setiap partai politik (parpol) punya pandangan berbeda.

“Ya itu pandangan dari teman-teman PKB, silahkan saja. Tentu masing-masing kita punya preferensi yang berbeda-beda, kami saling menghormati,” kata Willy Aditya saat dihubungi, Senin (27/6/2022).

Dilanjutkannya, NasDem sudah siap dengan segala risiko yang berpotensi hadir seiring usulan duet pemersatu bangsa itu.

Namun, Willy berujar bahwa NasDem punya tiga kandidat yang bakal diusung menjadi capres, yakni Amies Baswedan, Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo.

Kemudian ketiga kandidat tersebut, lanjutnya, harus dipromosikan secara berimbang ke semua parpol.

“Semua pilihan politik tentu ada resikonya, ada yang menerima, ada yang menolak. Itu sebuah hal yang wajar saja dalam kehidupan kita,” tuturnya.

Lantas, Willy pun tidak mempermasalahkan jika ada komentar miring terkait duet pemersatu bangsa ini.

“Enggak apa-apa, senyum kita masih banyak.”

PKB Sebut Duet Pemersatu Bangsa Belum Kuat. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menilai skema duet tersebut belum kuat.

“Karena dua-duanya (Ganjar-Anies) belum memiliki prestasi dan track record yang kuat dalam kegiatan kerukunan maupun persatuan bangsa,” kata Gus Jazilul, sapaan akrabnya, kepada wartawan, Minggu (26/6).

Lebih lanjut Gus Jazilul mengatakan, jika saat ini sudah melemparkan skema duet pemersatu bangsa ke publik, ia meyakini hal tersebut bukanlah solusi yang baik untuk menghindari pemilu tanpa polarisasi.

Sebab, menurutnya jika skema duet pemersatu bangsa disebutkan di awal, akan membuat para elit politik tidak bisa duduk bersama.

“Tapi kalau sekarang dimunculkan sosoknya, justru itu menjadi poros yang memberikan tekanan terhadap pihak yang lain,” ucapnya.

Lagi pula, Wakil Ketua MPR RI itu menyebut bahwa sosok yang disebutkan oleh Partai NasDem tersebut tidak memiliki kapasitas untuk mempersatukan bangsa dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

“Kalau dua nama itu dilempar ke publik, saya yakin itu bukan solusi untuk menemukan duet pemersatu bangsa. Sebab Anies maupun Ganjar tidak memiliki kapasitas untuk itu,” ujarnya.

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #POLITIK #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi