BLORA, INFODESANEWS – Perubahan positif bagi bangsa terus digalakkan melalui organisasi kemasyarakatan. Hal ini tercermin dari suksesnya penyelenggaraan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Blora yang digelar di Hotel Almadina Blora, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berjalan lancar dan tuntas tersebut menjadi momentum bagi Perempuan Bangsa untuk menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang solid dan mampu menyelenggarakan agenda organisasi secara profesional. Ketua lama Hj.Ratna Pancarini FPKB Dapil 3 Jati, DPRD Komisi B masa khikmad 2024 - 2026 diganti ning Inaya istri alm Gus Labib Muharor sebagai Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Blora.
Dalam kesempatan tersebut, Ratna Pancarini, Anggota DPRD Kabupaten Blora Fraksi PKB, juga terpilih sebagai Ketua Gerbang Tani yang baru. Keputusan itu disambut baik oleh seluruh anggota.
"Saya mohon doa restunya untuk Sampur yang baru sebagai Ketua Gerbang Tani," ujar Mbak Rìni sapaan akrab Pancarini.
Sebagai ketua yang baru, Rini menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Blora. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara program organisasi dengan pemerintah daerah.
"Kita akan bersinergi dengan OPD terkait, khususnya untuk menyerap aspirasi dan program pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan dan pertanian organik," jelasnya.
Rini menambahkan, saya juga merupakan anggota DPRD dari komisi yang membidangi pertanian, menambahkan bahwa pihaknya akan fokus pada program prioritas seperti pengembangan pertanian organik dan pemberdayaan petani milenial.
"Kami akan berkolaborasi dengan kelompok-kelompok tani di 16 kecamatan. Setiap kecamatan akan memiliki PC (Pimpinan Cabang) Gerbang Tani yang aktif," tambahnya.
Dengan sinergi yang kuat antara DPRD, OPD, dan kelompok tani, Ratna berharap program-program pemerintah dapat terserap maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Blora.
"Semoga ke depan Gerbang Tani bisa lebih baik dan menyerap semua aspirasi pemerintah untuk kesejahteraan petani dan nelayan," tutupnya.**Red