Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (16 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 06 Mei 2022, 12:44 WIB 410 PDF

Mengaku Diculik dan Percobaan Perkosaanm, Kapolres Tabanan Sampaikan Itu Hanya Rekayasa

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mengaku Diculik dan Percobaan Perkosaanm, Kapolres Tabanan Sampaikan Itu Hanya Rekayasa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

TABANAN, INFODESANEWS | Setelah viralnya kasus DAP yang mengaku diculik dan terjadinya percobaan pemerkosaan serta dibuang di tegalan yang berlokasi di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Polres Tabanan bertindak cepat melakukan penyelidikan dan penanganan terhadap kasus ini.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa “ berdasarkan penyelidikan dan pendalaman dari Sat Reskrim Polres Tabanan bahwa kasus tersebut merupakan rekayasa dari yang bersangkutan yang seolah-olah terjadi penculikan.

Korban diketahui pergi bersama dengan pria lain hingga dini hari dan mengatakan salah satu pelaku penculikan bernama Gede Amo, 28 th, asal Banjar Bantas, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng setelah dikonfirmasi Awak media, Ia tidak tahu-menahu dengan kasus tersebut”, ungkap Kapolres Tabanan. (Rabu 4/5/2022 malam).

Lebih lanjut, Kapolres Tabanan menjelaskan korban DAP pergi dengan seorang pria yang baru dikenal di Facebook, karena pulang terlalu larut pagi takut dimarahi suami kemudian korban DAP Meminta saran dan meminta perlindungan Bapak mertua.” Kemudian  mertuanya menyarankan untuk membuat cerita bahwa yang bersangkutan diculik dan diikat tangan.

Selain itu, kakinya serta mulut disumpal dengan kain.”Berdasarkan hasil pemeriksaan Unit PPA Sat Reskrim Polres Tabanan dan berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi serta korban dapat disimpulkan bahwa penculikan dan penyekapan.

Hal tersebut adalah merupakan rekayasa korban sendiri, karena takut dimarahi suami pulang larut malam. Sampai saat ini kasus masih dilakukan pendalaman di Unit PPA Sat Reskrim Polres Tabanan dan juga akan di lakukan pemeriksaan secara Psikologinya” jelas Kapolres Tabanan.(@Gus)

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi