Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
OPINI 13 Agustus 2025, 06:15 WIB 1,726 PDF

Perjalanan Hidup, Dari Peluh Perjuangan hingga Mengantarkan Dua Anak ke Perguruan Tinggi

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Perjalanan Hidup, Dari Peluh Perjuangan hingga Mengantarkan Dua Anak ke Perguruan Tinggi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS — Di sebuah desa kecil, S menapaki hidup dari titik yang serba terbatas. Sejak muda, ia bekerja tanpa mengenal lelah: menjadi buruh tani di musim panen, kuli bangunan di kota, hingga pekerja serabutan demi menafkahi keluarga.

Hari-harinya dimulai sebelum fajar menyingsing dan berakhir ketika malam sudah larut. Tangannya kapalan, kulitnya legam, tapi hatinya tak pernah lelah memupuk satu cita-cita besar: menyekolahkan anak-anaknya setinggi mungkin.

Sering kali ia menahan diri dari keinginan pribadi demi biaya sekolah. Motor tuanya yang sering mogok tetap ia rawat karena setiap rupiah baginya lebih berharga jika diinvestasikan untuk pendidikan anak. “Pendidikan adalah warisan terbaik,” begitu keyakinannya.

Jerih payah itu akhirnya mulai membuahkan hasil. Anak pertama S berhasil lulus SMA dan diterima di perguruan tinggi Swasta Kebahagiaan itu tak lama kemudian disusul oleh kabar baik lain: anak kedua pun melanjutkan pendidikan tinggi, dan sang istri resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kehidupan keluarga mulai terasa lebih lapang. Penghasilan istri membantu menopang keuangan, anak-anak semakin mandiri, dan suasana rumah dipenuhi tawa. Meski begitu, S tidak berhenti bekerja. Ia percaya, teladan orang tua tak berhenti pada memberi nafkah, tapi juga pada memberi contoh tentang ketekunan dan rasa syukur.

Kini, S berada di tahap hidup yang lebih tenang. Anak pertama telah bekerja, anak kedua sedang menyelesaikan semester 6 kuliahnya, dan sang istri menjalankan tugasnya sebagai PPPK.

Di rumah, setiap sudut terasa lebih hangat: canda tawa anak pertama saat pulang kerja, cerita kuliah dari anak kedua, dan obrolan ringan dengan istri yang sibuk menjalankan tanggung jawabnya. S memandang semua itu dengan mata berbinar — bukan lagi dengan cemas, melainkan dengan penuh rasa syukur.

Baginya, semua pencapaian ini hanyalah titipan dari Allah. Kini ia menekuni ibadah dengan lebih sungguh-sungguh, memohon agar keluarganya senantiasa berada dalam lindungan dan rahmat-Nya. Sebab S yakin, harta yang sejati bukanlah yang disimpan di tangan, melainkan yang dibawa kelak menghadap Sang Pencipta. (Penulis Sugeng)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #OPINI #infodesanews #kabarindonesia

Berita Terkait Lainnya

Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi