Senin, 2 November 2026
TERKINI
• PAD Lamsel Dinilai Jalan di Tempat, Agus Sartono Pertanyakan Terobosan Pemerintah (46 menit yang lalu) • TAPD dan Badan Anggaran DPRD Lamsel Mulai Bahas RAPBD Murni 2027 (1 jam yang lalu) • Masyarakat Lampung Harus Bersatu,Selamatkan Hutan Kota Bandar Lampung Yang Hilang (3 jam yang lalu) • CFD Blora Jadi Ajang Kampanye Lingkungan, DLH Edukasi Warga soal Sampah hingga Budidaya Maggot (6 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Laporan dan Serapan, Egi Minta OPD Buktikan Hasil Kerja (8 jam yang lalu) • Ditempa Enam Hari, 34 Pramuka Penegak Disiapkan Jadi Relawan Tangguh Penanggulangan Bencana (22 jam yang lalu) • Ditempa Enam Hari, 34 Pramuka Penegak Disiapkan Jadi Relawan Tangguh Penanggulangan Bencana (22 jam yang lalu) • Bupati Luwu Utara Lantik Sekda dan Pejabat Eselon II, Kinerja OPD Bakal Dievaluasi Total (22 jam yang lalu) • PC IPNU IPPNU Blora Siap Sukseskan Rapimwil PW IPNU IPPNU Jawa Tengah (1 hari yang lalu) • Perempuan Bangsa Blora Sukses Gelar Muscab, Neng Ine Terpilih Kembali sebagai Ketua (1 hari yang lalu)
INFODESA Lampung 02 November 2026, 16:52 WIB 22 PDF

TAPD dan Badan Anggaran DPRD Lamsel Mulai Bahas RAPBD Murni 2027

Sugeng
Oleh: Sugeng • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

TAPD dan Badan Anggaran DPRD Lamsel Mulai Bahas RAPBD Murni 2027
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Sugeng

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lampung Selatan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Selatan mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Murni Tahun Anggaran 2027.

Rapat dipimpin langsung oleh ketua Erma Yusneli didampingi wakil ketua I Merik Hevit dan wakil ketua II Benny Raharjo, yang dipusatkan di ruang Banggar DPRD setempat, Senin (2/11/2026)

Pembahasan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan arah kebijakan fiskal daerah, sekaligus menentukan prioritas program pembangunan dan alokasi anggaran yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pada 2027 mendatang.

Dalam pembahasan ini, TAPD dan Banggar DPRD memiliki peran strategis untuk mencermati berbagai komponen anggaran, mulai dari proyeksi pendapatan daerah, rencana belanja, hingga pembiayaan daerah.

Tidak hanya sebatas mencocokkan angka-angka dalam dokumen perencanaan, pembahasan RAPBD juga menjadi ruang untuk memastikan bahwa setiap program yang direncanakan memiliki dasar kebutuhan yang jelas, terukur, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Terlebih, di tengah tantangan kemampuan fiskal daerah dan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, penyusunan APBD 2027 dituntut memperhatikan skala prioritas, efektivitas belanja, serta ketepatan penggunaan anggaran.

Badan Anggaran DPRD sebagai bagian dari fungsi penganggaran memiliki tanggung jawab untuk mencermati setiap usulan program dan alokasi belanja yang diajukan pemerintah daerah. Pengawasan sejak tahap pembahasan menjadi penting agar anggaran tidak sekadar terserap, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pembahasan RAPBD Murni 2027 ini diharapkan menghasilkan perencanaan anggaran yang realistis, transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.

Sebab, APBD bukan sekadar dokumen administrasi tahunan, melainkan instrumen kebijakan yang menentukan arah pembangunan dan menyangkut penggunaan uang rakyat. (Red)


Oleh: Sugeng

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #Lampung ##lamsel ##dprd ##tapd ##banggar
Sugeng
Jurnalis Terverifikasi Pemimpin Redaksi / Kawil Lampung

Sugeng

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi